Pasar Malam

Dibalik manisnya kembang gula yang dijajakan, dibalik warna-warni balon udara yang ditawarkan, di antara keceriaan bocah-bocah yang membelinya, di antara semuanya itu, bisakah kamu menyadari bahwa ada sesosok bapak yang kerut dahinya bahkan lebih banyak dari seharusnya? Yang keringat mengalir deras di pelipisnya, yang ketika itu mungkin hatinya terpatah-patah lantaran hidupnya kian melarat, yang logikanya dijungkirbalikkan, dipaksa untuk mengerti bahwa ia selalu bisa membuat anak-anak lain bergembira sementara anaknya di rumah tidak pernah tahu rasanya tertawa. Jangan bicara tentang kedermawanan jikalau hal seterang itu saja masih belum bisa kau tanggapi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s