[a word] Puisi dari Ziad untuk Saya

Ukhti, 

Hari ini aku kukuhkan segala hasrat di jiwa

kulangkahkan kakiku dengan segala cinta dan pintaku

menuju cinta yang akan kita bina

tapi maafkanlah

mungkin hari ini, detik ini

aku takkan mengatakan cinta

belum saatnya aku ungkapkan sayang

belum waktunya aku lepaskan rindu

jangan kau tanyakan perihal rinduku yang menggebu

tak usah kau bertanya seberapa dalam cintaku

aku tak mau cinta ini ternodai 

aku tak ingin kasih ini teracuni

kusimpan cinta ini di kiblatmu

jika memang kau benar-benar mencintaiku

maka bersujudlah mohon ampunan kepada Sang Pemberi Cinta

pintalah kebaikan dari-Nya

Kutitipkan rindu ini di mushafmu

Apabila kau rasakan rindu, basuhlah wajahmu

buka dan renungi pesan dan tuntunan yang Ia ajarkan 

larutlah dalam mentadaburi makna-makna yang dikandungnya

Ukhti,

jagalah cintamu untuk ikhwan yang halal bagimu

begitupun aku

jika suatu saat kita ditakdirkan untuk bersama

kau akan tahu dimana aku akan labuhkan hati ini

tuangkan cinta ini,

sangkarkan melodi rindu di hati ini

——————————

Puisi ini dibuat oleh Ziad, kakak sepupu saya, pada tanggal 22 Januari 2012. Ziad memberi judul “Suara Hati Seorang Ikhwan.” Terima kasih untuk semua kasih sayang dan nasihat dari keluarga dan orang-orang yang begitu mencintai saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian. aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s